4 Hari Berselang, Jembatan Kayu Tua di Rongkong yang Menelan Korban Belum Juga Ditangani

LUWU UTARA — Jembatan bailey tempat anggota Polda Sulsel, Bripda Ronaldo Naspatiko mengalami kecelakaan belum juga ditangani.

Meski telah menelan korban jiwa, kondisi jembatan yang terletak di Dusun Kanandede, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara tersebut belum juga berubah. Hal tersebut, bisa dilihat dari video yang diambil pada Jumat (21/6/2019).

Sementara itu Anggota DPRD Luwu Utara, Paulus Palino saat dikonfirmasi terkait dengan jembatan Bailey yang menelan korban mengatakan bahwa seharusnya jembatan tersebut diperbaiki dan jangan sampai menelan korban lagi.

“Saya berharap kepada pihak yang berwenang segera memperbaiki jembatan tersebut, minimal ada penanganan darurat.

Ia menambahkan bahwa pihak UPT (Unit Pelaksana Teknis) yang harus bertanggung jawab untuk menangani jembatan tersebut.
Pihak UPT harus proaktif mengawasi dan mengontrol ruas-ruas jalan yang menjadi kewenangannya.

Selain itu ia juga menyayangkan pelaporan kondisi jembatan yang baru dilakukan setelah ada korban. Menurutnya, harus ada koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi.

“Mestinya memang jauh-jauh hari sebelumnya laporkan ke UPT-nya kalau ada jembatan yang harus dibenahi dan di daerah itukan ada pemerintahnya,” sesalnya.

Sebelumnya, pasca peristiwa naas itu, yakni 19 Juni 2019B lalu, BupatiLuwu Utara telah menyurati Gubernur Sulawesi Selatan berupa usulan pembangunan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Sabbang dan Kecamatan Rongkong, tepatnya jalan ruas Sabbang–Tallang–Sae.

“Kami sampaikan, masih terdapat jembatan sementara pada ruas jalan ini, dan telah terjadi kecelakaan lalu lintas pada 17 Juni 2019 di salah satu jembatan tersebut yang berakibat korban dibawa ke rumah sakit,” demikian isi surat tersebut.

Jembatan bailey tersebut masuk dalam ruas jalan Sabbang-Tallang-Sae yang merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Penulis: Putri

Pos terkait