Alat Canggih Terbaru RSUD Sawerigading Sudah Dipasang, Fungsinya Apa Aja Sih?

  • Whatsapp
Ilustrasi Magnetic Resonance Imaging (MRI).

MEDU-ONLINE | Fasilitas yang ada di rumah sakit yang terletak di kawasan Rampoang kecamatan Bara kota Palopo ini semakin lengkap saja.

Baru-baru ini, Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Sawerigading Palopo sudah menambah lagi alat canggihnya yakni Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Bacaan Lainnya

MRI ini adalah alat untuk memeriksa organ tubuh pasien dengan menggunakan teknologi magnet dan gelombang.

Berbeda dengan “CT scan”, MRI tidak memberikan rasa sakit akibat radiasi karena tidak digunakannya sinar-X dalam proses tersebut.

Alat canggih ini diklaim hanya satu-satunya yang terdapat di kawasan Luwu Raya dan Toraja, dan RSUD Sawerigading sebagai pionir tentu patut berbangga.

Alat MRI ini sudah resmi dioperasikan setelah diujicoba dan tentunya sudah mendapat izin dari Pusat (Kemenkes).

Namun untuk saat ini, alat MRI masih berlaku untuk pasien umum. Nanti pada 1 November 2021 mendatang baru akan melayani pasien BPJS Kesehatan.

Seperti diutarakan Direktur Utama (Dirut) RSUD Sawerigading, dr Nasaruddin SpOG (K) MARS, yang dikonfirmasi melalui Kepala Bagian Humasnya, Bahriani SH, Jumat 15 Oktober 2021.

MRI ini merupakan hibah dari Kementerian Kesehatan tahun 2020. Proses instalasi atau pemasangan alat, uji coba, dan visitasi dan kredensial oleh BPJS dilakukan tahun ini.

Pemeriksaan MRI digunakan untuk menghasilkan gambar organ, tulang, dan jaringan lunak tubuh, termasuk sistem saraf. Dokter menjalankan pemeriksaan MRI guna mendiagnosis penyakit atau luka.

Magnetic Resonance Imaging merupakan suatu teknik yang digunakan untuk menghasilkan gambar organdalam pada organisme hidup dan juga untuk menemukan jumlah kandungan air dalam struktur geologi. Biasa digunakan untuk menggambarkan secara patologi atau perubahan fisiologi otot hidup dan juga memperkirakan ketelusan batu kepada hidrokarbon.

Satu lagi kelebihan scan MRI adalah kualitas gambar yang diperoleh biasanya revolusi lebih baik berbanding CT scan. Lebih-lebih lagi untuk scan otakdan tulang belakang walaupun mesti dicatat bahwa CT scan kadangkala lebih berguna untuk cacat tulang.

Pemeriksaan MRI bisa digunakan untuk berbagai kondisi yakni kerusakan atau penyumbatan pembuluh darah, penyakit jantung, kerusakan otak, kanker, infeksi tulang, kerusakan sendi, masalah saraf di leher, cedera sumsum tulang belakang, stroke, masalah mata, masalah telinga bagian dalam, dan lainnya.

MRI juga dilakukan untuk memeriksa kesehatan organ seperti payudara, ovarium pada wanita, ginjal, hati, pangkreas, serta prostat pada pria. (*)

Pos terkait