Angin Kencang di Bone-Bone Luwu Utara, 25 Rumah Rusak dan 89 Warga Mengungsi

  • Whatsapp

MEDU.ONLINE.LUWU UTARA – Hujan deras serta angin kencang menghantam Desa Sukaraya, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Selasa 15 Juni 2021, malam.

Akibatnya, 25 rumah warga mengalami rusak berat dan ringan.

Dari data BPBD Luwu Utara, 25 unit rumah warga yang rusak terletak di 3 dusun.

Yang mengalami rusak ringan sebanyak 23 unit dan 2 unit mengalami rusak berat, dimana atapnya terbang terbawa angin.

Dari 25 bangunan ini, terdapat 1 unit industri batu bata dan 1 unit rumah walet yang rusak.

Adapun jumlah KK terdampak sebanyak 25 KK yang terdiri 89 jiwa.

Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun kerugian di taksir mencapai sekitar Rp70 juta.

Warning BMKG

25 Rumah Rusak, 89 Jiwa Mengungsi di LutraBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulsel mengeluarkan imbauan perlunya waspada terhadap cuaca ekstrem beberapa hari ke depan. Pasalnya, wilayah Sulsel kini menghadapi puncak musim hujan.

Dikatakan Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yudha jika wilayah timur Sulsel telah memasuki puncak musim hujan sejak bulan Mei hingga Juni 2021. Hal ini diikuti oleh cuaca buruk yang terjadi di beberapa wilayah.

Seperti cuaca ekstrem yang terjadi di Luwu Raya. Dari pengumuman Stasiun Meteorologi Masamba, untuk beberapa hari ke depan Luwu Raya diguyur hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai kilat dan angin kencang.

Adapun daerah yang terdampak yakni, Kabupaten Luwu Utara meliputi Sabbang, Malangke Barat, Malangke, Tanalili dan sekitarnya . Lalu, Kabupaten Luwu Timur meliputi Malili, Angkona, Towuti dan sekitarnya. Terus, Kabupaten Luwu yakni, Walenrang, Lamasi dan sekitarnya,

dapat meluas ke Rongkong, Bone-Bone, Sukamaju dan sekitarnya. Juga di Luwu Timur, Burau, Wotu dan sekitarnya, serta Kota Palopo.

Adapun tinggi gelombang di Teluk Bone, berkisar 1,2 meter sampai 2,5 meter. Tingkat visibility mencapai 10 km, kecepatan angin 5-10 knot. (*)

Pos terkait