Aplikasi JKN Mobile Diluncurkan, Ini Tujuannya

PALOPO — Penumpukan antrian pasien yang akan dilayani di Puskesmas kini mulai disikapi oleh pemerintah dengan meluncurkan sistem antrian online melalui aplikasi mobile JKN.

Pencanangan aplikasi mobile JKN untuk wilayah Tana Luwu (Luwu, Luwu Utara, Kota Palopo dan Luwu Timur ) tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris bersama Pjs.Wali Kota Palopo Andi Arwien Asiz, S.STP di Puskesmas Wara, Kamis(19/4/2018).

Bacaan Lainnya

Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengungkapkan bahwa kelebihan sistem antrian online tersebut akan memudahkan masyarakat mengetahui kapan dirinya akan dilayani sehingga tidak perlu repot dan berlama-lama antri di Puskesmas, tetapi dapat datang ke Puskesmas pada saat gilirannya tiba setelah melihat aplikasi JKN mobile tersebut.

“Sehingga penumpukkan antrian di Puskesmas diharapkan dapat teratasi,“ ujarnya seraya menyatakan bahwa dipilihnya Kota Palopo sebagai lokasi launching perdana program tersebut karena Palopo dianggap berhasil dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat .

Ia juga menambahkan bahwa selain membantu proses antrian, aplikasi JKN mobile juga memiliki manfaat diantaranya untuk membantu perubahan data kepesertaan, kemudahan pembayaran iuran BPJS serta untuk menyampaikan keluhan masyarakat.

Menanggapi pencanangan aplikasi JKN mobile itu, Pjs. Walikota Palopo Andi Arwien Asiz mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam memberi kemudahan layanan kesehatan pada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama dirinya melaporkan perkembangan program layanan kesehatan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Palopo diantaranya sejak tahun 2017 telah memberi program BPJS gratis kepada masyarakat Palopo, baik itu yang kurang mampu maupun yang tergolong ekonomi menengah.

“Alhamdulillah RSUD Sawerigading telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk masyarakat Tana Luwu sehingga tidak perlu jauh lagi ke Makassar,“ ujarnya dengan nada bangga. Pada kesempatan itu, Dirut BPJS Kesehatan juga menyalurkan bantuan CSR kepada 331 orang.(Kominfo/*)

Pos terkait