Orang Tidak di Kenal Lempari Bom Molotov Asrama IPMIL di Makassar

  • Whatsapp

MEDU-ONLINE.MAKASSAR — Hari Rabu, 7/4/2021 sekitar pukul 05.45 Wita terjadi aksi pelemparan bom molotov di asrama PB IPMIL RAYA (Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya) di Jl Kijang Raya No. 65 Kota Makassar.

Pelemparan bom molotov dilakukan orang tak dikenal dan mengenai sepeda motor jenis Suzuki Shogun R, warna hitam no pol DD 4925 SB yang terparkir di teras asrama.

Diketahui motor tersebut milik Hariandy (Sekjen IPMIL).

Harman Pasande Sekjend Pengurus Pusat IPMIL yang dikonfirmasi Palopo Pos menyebutkan, menurut keterangan salah satu penghuni asrama Saldy Kaso, bahwa awalnya sedang berada di kamar lantai 2, tiba mendengar suara ledakan di depan asrama.

Kemudian ia membuka jendela kamar dan melihat di teras asrama sudah menyala api.

Ia kemudian membangunkan penghuni asrama yang berjumlah 3 orang untuk turun ke teras memadamkan api.

Dibantu warga, para penghuni asrama memadamkan api tersebut dengan menyiram menggunakan air dan kain basah.

Saldy juga menginformasikan melihat 2 orang menggunakan sepeda motor berboncengan berada di depan asrama tiba-tiba langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi ke arah Jl Monginsidi.

Yang mana pada saat itu ia melihat yang dibonceng menggunakan jaket warna merah menggunakan helm dan masker.

Lalu, menurut keterangan Daeng Sampara yang bertetangga dengan asrama IPMIL berprofesi tukang bentor yang mangkal di depan asrama awalnya mendengar teriakan pemilik toko Ibu Lusia dari lantai 2.

“Kebakaran, kebakaran, kebakaran,” kata Dg Sampara. Sehingga, ia ikut membantu memadamkan api dengan cara menyiram menggunakan air.

Sekitar pukul 08.30 Wita anggota Polsek Makassar yang dipimpin AKP Awad Ahmad SH tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP.

Sekitar pukul 09.40 wita tim Inafis Polrestabes Makassar yang dipimpin Ipda Muh.Iksan tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP.

Sekitar pukul 10.25 Wita Dandim Kota Makassar Letkol inf Dwi Irbawa juga tiba di TKP.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengumpulan bukti-bukti. (RM)

Pos terkait