Banjir Rendam 10 Desa di Dua Kecamatan di Kabupaten Luwu, 3 Desa Ini Paling Parah

  • Whatsapp

MEDU-ONLINE | Banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Walenrang Utara dan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, Sulsel, Rabu malam (22/9/2021).

Hujan dengan intensitas tinggi yang turun pada malam hari itu membuat debit air semakin meninggi, utamanya di Sungai Salutubu semakin meningkat, Sungai Makawa dan Sungai Lamasi.

Bacaan Lainnya

Akibatnya, ratusan rumah warga di DAS ketiga sungai itu tergenang air bahkan sampai banjir setinggi paha orang dewasa.

Kawasan yang paling parah yakni pemukiman warga desa Salutubu, kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, bahkan ruas jalan provinsi ikut terendam banjir.

Hampir semua wilayah Walenrang Utara yang dilalui DAS Makawa mengalami banjir, termasuk di Kelurahan Bosso dan sekitarnya, Desa Bosso Timur, wilayah Kondo, Pongsamelung dan beberapa wilayah lainnya.

Akibat luapan Sungai Makawa, akses jalan menuju Kampung Baru Desa Bolong juga mengalami putus total sehingga membuat warga panik dan mengungsi.

Ada tiga desa di kecamatan Walenrang Utara yang dilaporkan warga terendam banjir, yakni Desa Salutubu, Desa Salulino, dan Kampung Baru Makawa, Desa Bolong.

Menurut Rahmat, warga setempat, hujan deras terjadi sejak pukul 20.30 Wita.

Hanya berselang satu jam, debit air sungai meningkat drastis sekira pukul 21.20 Wita sungai di Desa Salutubu itu meluap.

“Hujan deras sekali, mulai jam 8 malam, satu jam kemudian air sudah naik sampai paha orang dewasa, air meluap dari Jembatan Sungai Salutubu, puluhan rumah terendam akibat banjir, ” tutur Rahmat.

Akses kendaraan di jalan poros pun terhambat akibat banjir ini, akibatnya jalur transportasi lumpuh total pada pukul 21.00 Wita, Rabu malam.

Sedangkan banjir di Walenrang Timur juga dialami warga Desa Siteba. Sedikitnya 6 rumah dikabarkan hanyut saat banjir melanda.

Belum ada keterangan resmi pihak BPBD Luwu akibat bencana ini, Tim Redaksi Media Duta masih mencoba melakukan konfirmasi soal dugaan penyebab dan assesment yang sudah dilakukan pihak pemerintah kabupaten Luwu.

Video terkait banjir klik Disini atau Disini.

(*)

Pos terkait