Bawakan Hikmah Maulid di Malangke Barat, Haeril Al Fajri Sukses Bikin Emak-emak Gagal Fokus

  • Whatsapp

MALANGKE BARAT — Desa Cenning, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, tak mau kalah dengan desa lain yang ikut menyemarakkan Syiar Islam dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Gelaran Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Jadikan Keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai Landasan Utama Meningkatkan Ahlak dan Keimanan serta Kepedulian Terhadap Sesama” dihelat di Masjid Raya Al Istiqomah, Jumat (30/11).

Acara tersebut diawali Qasidah Rebana dan terakhir Penilaian Lomba Bunga Male, turut serta dalam kegiatan tersebut Camat Malangke Barat, Kapolsek Malangke Barat dan Jajaran, Kades Cenning, Majelis Taklim se Desa Cenning beserta masyarakat.

Sedangkan pembawa hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Cenning kali ini yakni Direktur Macca Indonesian Foundation (Mind), Haeril Al-Fajri yang tampil memukau dan sempat membuat emak-emak gagal fokus karena tak menyangka Malangke juga punya da’i muda seperti yang biasa mereka saksikan di televisi.

Dalam kesempatan ini Haeril menyampaikan, keteladanan Rasulullah mengenai kesabaran, rendah hati, pemaaf dan kepeduliaan rasul terhadap ummatnya diakhir hayat menjelang kematiaannya,

“Semoga kita semua senantiasa menjadikan contoh perilaku Rasulullah SAW,” urainya di hadapan jamaah Maulid.

Lebih jauh dikatakan Haeril, bahwa maulid itu di dalamnya setidaknya ada lima hal kebaikan. Adanya kita yang membacakan ayat suci Al-Qur’an, adanya majelis ilmu yaitu ketika pembawa hikmah menyampaikan pesan pesan baik dalam Al-Qur’an maupun dalam hadits, adanya silaturahim antar sesama, sedekah dengan adanya berupa makanan dan tak kalah pentingnya adalah ketika disebut nama Nabi Muhammad SAW masyarakat bershalawat kepadanya.

“Semakin banyak nama nabi yang diucapakan oleh pembawa hikmah maka semakin banyak pula shalawat yang dikirimkan kepada baginda Rasulullah Saw,” jelas Direktur MIND itu.

Sementara Camat Malangke Barat, Sulpiadi dalam sambutannya menyampaikan, dengan adanya maulid kita bisa mengikuti apa yang menjadi perilaku Nabi Muhammad Saw dalam kehidupan sehari-hari.

“Salah satunya menjadi pribadi sabar dan sederhana dalam kehidupan dan yang tak kalah penting adalah terus meningkatkan silaturahmi,” tandasnya.(**)

Pos terkait