MEDU-ONLINE.PALOPO — Program bedah rumah yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Palopo, patut diapresiasi dan daicungi jempol.
Tiga rumah yang tidak layak huni, dibedah akhirnya kelihatan lebih bagus dan layak untuk ditempati.
Seperti beberapa rumah Fakir (Mustahik) dibedah. Nampak, rumah Ambo Dua, Warga Jl. DR. Ratulangi RT/RW : 01/03 Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo rumahnya seperti gubuk.
Sama sekali tidak layak untuk dihuni. Ambo Dua tinggal digubuk tersebut sejak tahun 1991. Statusnya duda beranak satu. Namun, anaknya ikut dengan mantan istrinya yang sekarang sudah tinggal di Sengkang.
Ambo Dua pekerjaan sehari-harinya menarik becak. Parahnya lagi, becaknya rusak dan tidak mampu diperbaiki karena tidak ada dana.
Rumah itu diketahui, Jumat, 26 Maret 2021 setelah Purnama, ketua RT 01 RW 03 Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo menyapa dan menunjukkan Staf Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Kota Palopo, Ibrahim.
”Pada saat itu kami habis merenovasi rumah Ibu Sahmin, juga warga Kelurahan Salobulo Kecamatan Wara Utara dan Ibu Cinda Warga Warga Kelurahan Temmalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo,” jelas Ibrahim kepada kami, Minggu, 28/3/2021.
Dalam satu pekan ini, pihaknya merenovasi dan membedah rumah para mustahik (orang-orang yang boleh menerima penyaluran zakat atau sasaran zakat (masharif).
Menurut Ibrahim, kondisi rumah yang dibedah baru 90 persen. Masih masi ada bagian-bagian yang belum terpasang dan dicat. ”Insya Allah besok, Senin, 29 Maret 2021 kami menyelesaikannya,” katanya seraya mengatakan pihaknya berharap pihak Muzakki (orang yang dikenai kewajiban membayar zakat atas kepemilikan harta yang telah mencapai nishab dan haul) untuk menyalurkannya di Baznas Palopo.
Menurutnya, tiga rumah yang dibedah pihaknya, menelan dana Rp17 juta. Untuk rumah Ambo Dua sebesar Rp7.000.000,-. Sebab, tenaga yang digunakan relawan dari warga setempat, perangkat kelurahan, mulai RT, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan staf kelurahan Salobulo. Sehigga, dana tenaga kerjanya tidak ada.

Sementara untuk rumah Ny Sahmin, janda beranak satu menelan dana Rp5.000.000,- dan juga rumah milik Ny Cinda juga Rp5.000.000,-. ”Jadi, total dalam sepekan yang digunakan untuk merenovasi atau membedah ruma warga yang tak layak sebesar Rp17.000.000,-,” katanya.
Kemudian, Ketua RT 01/03 Kelurahan Salobulo, Purnama mengatakan sangat senang dan bangga kepada Baznas. Sebab, dapat menyelesaikan bedah rumah dalam dua hari termasuk waktu pelaporanya. (RM)






