Begini Cara DPMPTSP Palopo Cegah Corona Masuk ke MPP

  • Whatsapp

PALOPO–Menyikapi Surat Edaran (Sudar) Walikota Palopo berkode 455/Dinkes/III/2020, yang diteken Minggu 15 Maret lalu, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun menindaklanjuti kebijakan HM Judas Amir, walikota pertama di Sulsel yang berani meliburkan siswanya, usai terbit Instruksi Presiden Jokowi yang tayang di stasiun televisi nasional, agar daerah mengambil langkah cepat dan strategis melawan penyebaran Corona. 

Melansir Koran Seruya, kota Palopo sendiri tergolong kabupaten/kota yang paling sigap menghadapi serbuan virus Corona di Sulawesi Selatan.

Ini terlihat dari kerja nyata Pemerintah Kota Palopo dalam melindungi warganya dari pandemi Covid-19. 

Dimulai dari “mengusir” Kapal Pesiar asal Australia MV Coral Adventurer yang membawa sedikitnya 46 turis asing, membentuk tim terpadu, menunjuk Jubir khusus Corona, menyiapkan rumah sakit rujukan, serta dengan mengeluarkan satu surat imbauan dan sepucuk surat edaran yang diterbitkan Minggu malam (15/3) lalu yang dikenal dengan istilah “Social Distancing”. 

Nah, terkait Sudar tadi, Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kota Palopo pun, tak kalah sigapnya dengan langkah walikota.

Plt Kepala DPMPTSP Palopo, Muslimin Hasyim SE melalui Kepala Seksi Pelayanan Informasi dan Pengaduan Perizinan, Susilowati S.Sos, lewat WhatsApp saat dihubungi mengatakan, terkait Sudar itu, kini di tiap pintu masuk di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang dikelola DPMPTSP Palopo dipasangi alat berupa Hand Sanitizer, yakni sabun pencuci tangan berbahan baku khusus, untuk mencegah berbagai bakteri dan kuman termasuk virus Corona.

“Jadi pelaksanaan pelayanan pada DPMPTSP masih berjalan seperti biasa, tidak mengalami perubahan, hanya memang utk mengantisipasi virus Corona kami menyediakan hand sanitizer dan alat cuci tangan pada pintu masuk ruangan untuk digunakan pengunjung, termasuk di dekat absensi finger print untuk ASN,” ujar Susilowati, Selasa (17/3) malam, saat membalas pesan redaksi, tulis Koran Seruya.

Bukan hanya itu, pegawai yang bekerja di MPP juga rata-rata menggunakan masker, demi mencegah sentuhan atau kontak langsung dengan warga yang datang mengurus surat-surat dan keperluan lainnya di MPP kota Palopo, jelasnya. 

Diketahui, jumlah OPD dan instansi vertikal yang membuka loket pengurusan surat/ijin dan layanan publik lainnya di MPP kini sudah ada kurang lebih 18 instansi/OPD, diantaranya Dukcapil, Imigrasi, Satlantas Polres Palopo, Samsat, Kantor Pos, Kementerian Agama, KPP Pajak Pratama, PAM TM, PT. PLN dan sebagainya. Sedangkan jumlah pelayanan/ijin yang dikeluarkan oleh DPMPTSP Palopo kini jumlahnya berkisar 22 jenis layanan perijinan dan sejenisnya. (*)  

Pos terkait