Berpose Melecehkan Makam Toraja, Generasi Micin Dikecam Netizen

  • Whatsapp

JAKARTA — Pose dua orang wisatawan lokal yang dinilai melecehkan makam Toraja, harus diberi tindakan tegas. Dengan tujuan, agar tidak terulang lagi!

Adalah akun Instagram @infotabedaeng, yang mengulas seputar informasi Sulawesi Selatan, memposting foto 2 wisatawan tersebut. Seperti dikutip Media Duta Online dari detikTravel, Rabu (21/3/2018) postingannya pun sudah dibanjiri ratusan komentar.

Bacaan Lainnya

Dalam fotonya terlihat, dua wisatawan pria dan wanita berpose di makam Toraja. Tidak dijelaskan persis di mana lokasinya, hanya terlihat tulang belulang. Sayangnya, pose mereka dinilai kurang ajar dan keterlaluan.

Menanggapi hal tersebut, Fitra, Kadis Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Toraja Utara ingin memberikan tidnakan tegas. Dia bakal mengajak pihak-pihak terkait seperti masyarakat adat dan Dinas Pariwisata, agar tidak lagi terulang pose wisatawan melecehkan malam Toraja.

“Ini akan jadi perhatian Pemda dan saya akan laporkan ke pimpinan dan berkordinasi dengan dinas pariwisata. Kami akan lebih tegas lagi nantinya terhadap hal-hal semacam ini,” katanya kepada detikTravel lewat sambungan telepon, Rabu (21/3/2018).

“Kalau hukum adat? Sebaiknya itu ditanyakan masyarakat setempat,” tambahnya.

Fitra lebih menekankan pada pencegahan, mungkin nanti disiapkan peraturan dan pengawasan lebih ketat kepada wisatawan saat di makam Toraja. Bukan tanpa sebab, makam Toraja merupakan suatu nilai luhur, budaya dan sejarah bagi orang-orang Torajanya.

“Harus ada penyampaian kepada pengunjung sebelum masuk ke sana dan kita sebagai pemerintah daerah harus lebih sikapi soal ini. Jangan sampai ada lagi, masa pose fotonya tengkorak mau diinjak. Tengkorak itu kepala, itu mahkota, manusia itu,” tutupnya.

https://instagram.com/p/BgkrnAnDRvM/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=embed_profile_upsell_logged_in_test

Banyak netizen yang kemudian mengecam pose kedua wisatawan tersebut. Sebabnya, makam-makam di Toraja begitu punya nilai luhur bagi masyarakat setempat dan dihormati. Wisatawan yang datang ke sana pun harus tahu diri dan menjaga tata krama.

Beberapa komentar netizen seperti:

@vkravica019 berkomentar, “Biar apa??? Biar dibilang hitz?? Cara cepat jd viral di sosmed emang harus begini amat yak.. Hmmm, miris n sedih liatnya.”

@rahmatcakqiuz juga menimpali, “Jaga etika dikampung orang.”

“Biar di kata apa si kalian,” kata @ebarkahidayah

Bagaimana menurut kalian?

Sumber: detikTravel

Pos terkait