Camat Zulkarnaen: Soal Proyek ADD, Serobot Tanah Rakyat, ini Solusinya!

  • Whatsapp

PINRANG — Camat Duampanua Kabupaten Pinrang, Zulkarnain, membenarkan adanya laporan warganya yang mengklaim diserobot oleh dua pelaksana proyek jalan setapak (lingkungan) yang dibiayai Anggaran Dana Desa(ADD) di Dusun Bajeng Kaluku , Desa Bungi.

” Iya dalam waktu dekat ini, ada pertemuan dengan masyarakat (pelopor), Kepala Desa Bungi , Lingkungan , mencari solusi terbaik agar proyek yang juga kepentingan masyarakat ditemukan jalan terbaik ya, ” jelas Camat Duampanua kepada pemberita , yang secara kebetulan bertemu di salah satu warkop usai sholat Tarawi, Rabu (23/5/2018).

Namun demikian , mantan camat Lembang ini, menyayangkan bila dalam program (sebelum dikerjakan) ini tanpa didapatkan dengan warga. ” Jadi jalan terbaik ya kita adakan pertemuan mencari solusi demi kepentingan orang banyak , ” tambahnya, seraya mengakui fokus adanya saling pengertian terutama ganti rugi karena sama kita ketahui soal anggaran ADD ini sangat terbatas.

Sebelumnya , Kepala Desa Bungi, Andi Basuki dan Sekcam Duampanua Pinrang , Sudirman yang dikonfirmasi lewat selulernya, pukul 12.01 Wita, Selasa (22/5/2018) hingga kembali dinaikkan tak ada jawaban hingga Camat Duampanua membenarkan adanya laporan ini , Rabu malam (23/5).

Sedang korban Syamsuddin (pensiunan TNI) saat sangat memahami proyek ini demi kepentingan umum. Tapi yang disesali, cara kerja pelaksana proyek ini main Serobot saja tanpa musyawarah dengan pemilik lahan.

” Saya tinggal menunggu solusi yang sudah diperintahkan camat .Kalau hal ini berlaku larut , terpaksa saya laporkan oknum kepala desa dan kedua pelaksana proyek jalan lingkungan tersebut,” tegas Syamsuddin. (JNN/NAS)

Pos terkait