Derai Air Mata menghiasi TK Kemala Bhayangkari Luwu Utara

  • Whatsapp

LUWU UTARA – Pengurus dan guru serta murid TK Kemala Bhayangkari Cabang Luwu Utara gelar giat perpisahan di Halaman TK Kemala Bhayangkari, Senin (4/10/2019).

Di perpisahan tersebut semuanya meneteskan air mata saat salah satu guru TK Kemala Bhayangkari Cabang Luwu Utara, Indah Sari membaca puisi untuk ketua yayasan TK Kemala, Ny. Hana Boy. Ko

Salam perpisahan….
Kini hatiku tergores ketika terucap salam perpisahan walaupun air mata kami berlinang bukan berarti suatu kerelaan
Saat-saat langka terayun jarak kitapun semakin membentang akankah semuanya jadi terkenang atau hanyut dibawa gelombang atau mungkin terkubur oleh waktu dan keadaan

Pertemuan dan perpisahan….
Takdir ini adalah ketetapan Allah setiap ada pertemuan pasti akan datang malam

Pertemuan dan perpisahan…
Ketulusan hati kami relakan ibu pergi meninggalkan kenangan yang tak terlupakan meninggalkan kenangan kesan yang mendalam

Pertemuan dan perpisaha…
Saat-saat bersama canda tawa senang susah menghiasi waktu begitu cepat terasa begitu singkat bersama saat berpisah

Pertemuan dan perpisahan…
Tugas telah tertunai petiklah hasilnya harapan kejayaan kesuksesan semoga menghiasi langkah-langkah ibu menapak masa depan yang cerah

Pertemuan dan perpisahan…
Tiada kata yang indah selain permohonan maaf tidak kata yang bermakna selain ucapan selamat jalan

Selamat jalan ibu Kapolres semoga cita dan asuhmu tercapai

Selamat bertugas di tempat yang baru

Usai membacakan puisi, Indah Sari mengucapkan terima kasih untuk ibu kapolres.

“Kami ucapkan terima kasih atas bimbingannya selama menjabat sebagai ketua yayasan TK Kemala Bhayangkari Luwu Utara,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua yayasan TK Kemala Bhayangkari Luwu Utara, Ny. Hana Boy saat sambutannya mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf untuk kepala sekolah, para guru, murid dan pengurus yayasan TK Kemala Bhayangkari Cabang Luwu Utara.

“Tak terasa satu tahun 11 bulan saya disini, banyak sekali duka yang kita alami bersama sama di TK Bhayangkari,” ucap Hana.

Ia melanjutkan, selama ini tidak banyak yang bisa saya berikan untuk kepala sekolah, guru-guru dan anak-anak ku semua.

“Saya mohon maaf selama ini mungkin saya terlalu keras, bukan apa-apa ibu ini semua, saya lakukan biar terjalinnya hubungan antara pengurus dan guru-guru. Terima kasih juga untuk ibu-ibu yang mau menyekolahkan anaknya disini dan semoga ibu ketua yang baru bisa memberikan yang terbaik lagi untuk sekolah kita ini,” tutupnya.

Penulis: Putri

Pos terkait