Di Luwu Sekolah Tatap Muka Sudah Mulai Diberlakukan, Respon Orangtua Siswa Sangat Positif

  • Whatsapp

MEDU-ONLINE | Pemerintah Kabupaten Luwu mulai Rabu kemarin (1/9) menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas pada sejumlah sekolah yang dijadikan sampel oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

Guna memastikan PTM Terbatas berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan, Bupati Luwu DR H Basmin Mattayang memantau 7 sekolah yang dijadikan sampel.

Bacaan Lainnya

Sejumlah sekolah dasar maupun menengah yang disambangi antara lain SDN 22 Belopa, SMPN 1 Belopa, SMPN 2 Belopa, SMPN 1 Bua Ponrang, SDN 60 Ponrang, SMPN 1 Bua dan SDN 65 Bua.

Bupati Luwu mengapresiasi kesigapan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menjalin koordinasi dengan Satgas Covid-19 sehingga protokol kesehatan dapat terpenuhi pada setiap sekolah yang menjadi sampel.

“Dari 8 sekolah yang kita kunjungi, alhamdulillah semua memenuhi protokol sekolah bahkan ada yang punya nilai plus dengan membuat tempat pencucian tangan secara permanen,” jelas Bupati usai memantau sekolah.

Orang nomor satu di Luwu itu berharap kepada para orang tua siswa agar tidak takut karena ini merupakan kelonggaran Pemerintah Pusat, yang penting anak-anak dibekali dengan sistem protokol kesehatan yang baik, sambil berharap agar pembelajaran tatap muka ini tidak berhenti lagi.

“Tanggapan orangtua atas terbukanya PTM ini sangat positif sekali, meski ada juga segelintir orangtua siswa yang masih takut jika anaknya mengikuti PTM,” imbuh Basmin

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Hasbullah Bin Mush yang turut mendampingi bupati dalam pemantauan tersebut menyebutkan sebanyak 25 Sekolah Dasar dan 25 Sekolah Menengah Pertama yang menjadi sampel untuk PTM Terbatas pada tahap pertama ini.

“Saat ini sudah ada 70 SDN yang telah memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM Terbatas, namun untuk fase pertama masih 25 sekolah yang menjadi sampel,” terang Hasbullah.

Untuk diketahui, siswa yang mengikuti PTM terbagi dalam 2 sesi sehingga hanya 50% siswa setiap kelasnya. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 – 09.30 dan sesi kedua pada pukul 10.30 – 12.30. Jeda 30 menit antar sesi agar tidak terjadi kerumunan saat pertukaran sesi.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Luwu, dr. Rosnawary Basir mengungkapkan siswa yang mengikuti PTM harus dipastikan dalam kondisi sehat dan menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (*)

Pos terkait