Diduga Langgar Hak-hak Desa, Dinas PMD Luwu Utara Didemo

  • Whatsapp

LUWU UTARA – Forum Mahasiswa Pemerhati Desa Kabupaten Luwu Utara melakukan aksi di depan Gedung DPRD Luwu Utara (Lutra), Rabu (21/8/2019).

Forum mahasiswa tersebut menduga Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) melakukan beberapa pelanggaran hak-hak desa, yaitu:

-Program yang tidak sesuai dengan perencanaan
-Diduga melakukan penyalahgunaan
-Diduga lakukan intervensi kebijakan

Korlap Forum Mahasiswa Pemerhati Desa Kabupaten Luwu Utara, Reza saat ditemui awak media mengatakan bahwa dalam hal ini ada tiga kecamatan yang programnya terjadi secara serentak dan masif.

“Yaitu Kecamatan Masamba, Mappedeceng, serta Baebunta, program terjadi secara serentak dan masif. Program ini tidak tercantum dalam RKPD, tapi tiba-tiba muncul dalam APBDes,” ujarnya.

Menurut Reza, ada program fiktif yang tidak ada dalam RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) yang tiba-tiba muncul dalam APB Desa.

“Dalam penyusunan program desa harus merujuk kepada RPJM Desa (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa), RKPD dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa),” tuturnya.

Ia menambahkan, bukti sementara ini, kami punya RKPD Desa dan pihaknya memberi waktu kepada DPRD Lutra untuk membentuk timsus terkait masalah tersebut.

“Kalau masalah ini ini ditindaklanjuti, mungkin minggu ini, kami akan bawa massa lebih banyak,” tutupnya.

 

Penulis: Putri

Pos terkait