IMI Sulsel Galang Kerjasama Sejumlah Pemda untuk Pembangunan Sirkuit

  • Whatsapp

MEDU.ONLINE.MAKASSAR — Belum sebulan memimpin organisasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel, Rusdi Masse bergerak menggalang kerja sama pembangunan sirkuit balap di sejumlah kabupaten kota.

RMS, begitu sapaannya, kembali dipercaya memimpin IMI Sulsel pada musyawarah provinsi di Hotel Claro Minggu (8/8/2021) lalu.

Hingga Jumat (28/8/2021) hari ini, IMI Sulsel terus bergerak menggalang kerja sama pemerintah daerah untuk membangun sirkuit balap bagi pecinta otomotif.

Rusdi Masse memanfaatkan jaringan yang ia miliki untuk menyiapkan sarana dan prasana otomotif anak-anak muda.

Bagi RMS, hobi otomotif generasi muda harus diberi wadah tepat agar tidak terjadi balapan liar.

Sirkuit yang dibangun seperti di Kota Makassar, pembangunan Sirkut Road Race oleh Wali Kota Makassar Danny Pomanto.

Selain itu, ada pula pembangunan sirkuit Road Race di Tanjung Bunga Makassar.

Kemudian pembangunan Sirkuit Rotona Motorsport di Kota Palopo.

Pembangunan sirkuit Restorasi di Kabupaten Luwu.

Tak ketinggalan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan juga mendukung pembangunan sirkuit Sate Plan Punggawa di Kecamatan Pattallassang.

Tak hanya itu ada pula pembangunan Sirkuit Motorcross di Kabupaten Pinrang.

Rusdi Masse aktif membagikan update pembangunan sirkuit balap di media sosial instagramnya.

Selain sebagai politisi, Rusdi Masse memang dikenal sebagai pecinta dunia otomotif.

Anggota DPR RI itu pernah menjabat Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel periode 2006-2011.

Bahkan saat menjabat Bupati Sidrap selama dua periode, RMS begitu sapaan dekatnya, memang banyak memberikan perhatian untuk kemajuan otomotif.

Tercatat, ada dua sirkuit balap bertaraf internasional dibangun. Selain itu, deretan gelaran akbar juga rutin berlangsung setiap tahun.

Sejak terpilih memimpin kembali IMI Sulsel, Rusdi Masse menyampaikan komitmennya membangkitkan IMI Sulsel di tengah pandemi.

“Terima kasih dukungannya semua. Yang jelas IMI Sulsel harus bangkit di masa pandemi,” kata RMS seusai terpilih di Hotel Claro Minggu (8/8/2021) lalu.

“Ada sedikit kelonggaran, bila semua aturan sudah kita terapkan, misalkan prokes ketat, jumlah dibatasi, ke depan kita masih bisa buat event untuk kembali menggerakan otomotif di Sulsel,” sambungnya lagi.

Tak hanya event otomotif yang ingin kembali digelorkan RMS. Termasuk soal infrastruktur otomotif,

Ketua Ikatan Motor Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rusdi Masse Mappasessu.

Ketua DPW NasDem Sulsel ini juga ingin menghadirkan sirkuit balapan di beberapa kota se-Sulsel.

“Seperti Kota Makassar dan Palopo. Ini manfaatnya untuk menumbuh kembangkan minat olahraga otomotif di Sulsel. Potensi kita banyak, hanya terkendala pada fasilitas,” sambung RMS.

Tak hanya itu, RMS menduga, adanya freestyle hingga balap liar di jalan-jalan utama karena tidak adanya ruang atau wadah yang disediakan.

Kepedulian RMS terhadap dunia otomotif juga menjadi alasannya untuk kembali bersedia memimpin IMI Sulsel.

Sebelum pemilihan Ketua IMI Sulsel digelar, RMS mengungkap bila mendapat informasi, ada kandidat yang mau maju.

Tapi RMS menilai kandidat tersebut justru kurang menaruh perhatian besar terhadap dunia otomotif di Sulsel.

“Jadi pada kesempatan ini saya menyampaikan alasan kenapa saya mendaftar sebagai calon ketua IMI Sulsel. Awalnya, saya mendapat informasi jika ada si A dan si B juga ingin maju,” terangnya.

“Jadi saya sampaikan sebenarnya siapapun boleh. Tetapi setidaknya yang mau itu pernah juga datang nonton bila ada event. Khawatir IMI Sulsel jatuh ke tangan orang yang sama sekali tak tahu soal otomotif. Ini persoalan hobi,” demikian RMS.

Sementara itu Ketua demisioner IMI Sulsel Subhan Aksa ikut merespon positif kembalinya Rusdi Masse memimpin IMI Sulsel kembali.

Menurut Subhan Aksa, sosok Rusdi Masse di IMI dan dunia otomotif khususnya di Sulsel sudah tak asing lagi. (*)

Pos terkait