Dua Pelajar SMAN O7 Luwu Utara Duel Maut di Atas Jembatan Gantung

  • Whatsapp

LUWU UTARA – Polsek Baebunta Polres Luwu Utara menggelar konferensi pers terkait penganiayaan berat di Polsek Baebunta, Jumat (26/7/2019).

Dua pelajar SMAN 07 Luwu Utara FR (16) dan RH (16) duet maut di atas jembatan gantung penghubung Desa beringin Jaya dan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kamis 25 Juli Malam.

Perkelahian berawal dari korban RH warga Lara yang meminjam motor milik pelaku FR warga Beringin Jaya.

Kapolsek Baebunta, Iptu Budi Amin menjelaskan kronologi kejadian korban meminjam motor palaku sebentar tapi korban tidak mengembalikan motor pelaku sehingga pelaku merasa kesal dan langsung menghubungi korban.

“Pelaku merasa kesal dan langsung menghubungi korban lewat sosial media messenger, di percakapan messenger pelaku dan korban saling cekcok,” pungkas Kapolsek.

Iptu Amin melanjutkan dari cekcok di messenger akhirnya korban mengajak duet pelaku di sekolah namun pelaku mengatakan malam ini saja kita ketemu di jembatan.

“Pelaku lebih duluan tiba di jembatan sambil membawa badik yang di selipkan ke dalam bajunya, setiba di sana pelaku kembali menghubungi korban yang sementara dalam perjalanan,” tuturnya.

Lanjut Kapolsek, saat korban tiba di jembatan ia langsung mencari palaku dengan berteriak, di mana ko dan pelaku menjawab saya di sini

“Korban langsung maju ke depan pelaku tepatnya di atas jembatan gantung dan langsung memukul pelaku secara berulang kali sehingga pelaku terjatuh, saat pelaku terjatuh ia langsung mengambil badik yang ia selipkan di dalam bajunya dan menikam korban sebanyak tiga kali,” ucapnya.

Diketahui korban mengalami dua luka di bagian lengan kiri serta dadanya, sementara pelaku mengalami luka di lengan kiri. Korban sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Hikmah Masamba dan Pelaku dan baranh bukti badik diamankan Polsek Baebunta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Penulis: Putri

Pos terkait