Dugaan Mark Up Dinas Sosial Barru, Perang Akan Lakukan Kasi di Kantor Kejati Sulsel

  • Whatsapp

MEDU.ONLINE – Pergerakan Rakyat Pinggiran (PERANG) akan lakukan aksi besar-besaran di depan Kantor Kejati Sulsel. Pada Senin, 27 Juli 2020 mendatang.

Rencananya, dalam aksi itu, mereka meminta Kejati Sulsel untuk mengusut adanya dugaan mark up anggaran bantuan sosial di Kabupaten Barru.

Bacaan Lainnya

“Sesuai hasil investigasi teman-teman di lapangan bahwa kuat dugaan kami ada mark up anggaran yg di lakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Barru,” ujur Ansar jendral lapangan Perang. Sabtu (25/7/2020.

Ansar menyebutkan, sejumlah warga miskin yang menerima bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa Garessi, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru mengeluhkan kualitas tempe dan ikan yang mereka terima.

“Sudah 2 kali penyaluran ikan dan tempe yang diterima masyarakat tapi kualitasnya sangat tidak layak untuk dikonsumsi,” bebernya.

Penerima BPNT di 55 desa dan kelurahan di tujuh kecamatan telah di temukan 1955 penerima BPNT yang telah di cairkan oleh koordinator tenaga kesejahteraan sosial Kabupaten Barru.

Terpisah kepala seksi intelijen Kejaksaan Negeri Barru Ryan Adriansyah mengatakan, “Penyidik saat ini melakukan pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terhadap anggaran Bansos yang terjadi di Kabupaten Barru, adapun perkembangannya akan dihubungi” jelasnya. (*)

Pos terkait