Modal Kepercayaan Gelapkan Kendaraan AR Rasakan Dinginnya Bui

  • Whatsapp
AR (22) bersama kasat reskrim polres kendari

MEDU.ONLINE-KENDARI — Niat baik seorang teman disalah gunakan, bahkan oleh teman yang di anggap saudara. Seperti yang terjadi di Kota Kendari, seorang pemuda berinisial AR (22) bersemayam di bui setelah melakukan tindak pidana penggelapan kendaraan terhadap rekannya sendiri yang bernama Muhammad Dahlan (20), pada 2/3/2021.

Menurut Kasat Reskrim Polres Kendari AKP I Gede Pranata Wiguna, kejadian mengenai penggelapan tersebut, terjadi di Jalan MT. Haryono, Pasar Baru, Toko Mebel Jati Raya, Kota Kendari pada pukul 15.00 Wita.

“Awalnya korban lagi sementara merakit lemari plastik kemudian pelaku datang kepada korban untuk meminjam satu unit motor Honda Beat Street warna Silver Hitam untuk pergi keluar sebentar bersama dengan istrinya yang bernama Miya,” ujar AKP I Gede Pranata Wiguna, Senin (8/3/2021).

Setelah menunggu hingga pukul 21.00 Wita lanjut Pranata, pelaku yang tidak kunjung membawa kembali motor Dahlan, membuat korban menaruh rasa curiga terhadap dua pasangan suami isteri tersebut.

“Karena menunggu lama, korban mencari tau tempat tinggal kostnya namun di tempat kostnya tersebut sudah tidak ada orang dan sempat bertemu dengan pemilik kost namun sudah tidak tinggal di kost tersebut, lalu kemudian melihat barang-barang yang ada di kostnnya namun sudah tidak ada,” jelasnya.

Karena kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil senilai sebesar Rp19 juta.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal 372 KUHP, yang berbunyi Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus ribu rupiah. (RM)

Pos terkait