Pernyataan ini untuk menyikapi adanya isu bahwa dirinya akan digantikan oleh Basuki Tjahja Purnama alias Ahok terkait usia yang sudah sepuh.
“Saya ini kan sudah tua, nanti diganti Ahok. Nah, orang mengganti itu ada mekanismenya, ada sistemnya. Gak mudah. Apalagi Ahok pernah dipenjara. Gak mungkin jadi Wakil Presiden.” kata Kiyai Ma’ruf.
Menurutnya, orang yang membuat isu bahwa dirinya akan digantikan oleh Ahok merupakan orang yang bloon.
“Akalnya kemana ente? Kok bloonnya gak habis-habis.” lanjutnya.
Ma’ruf melanjutkan, kematian tidak memandang usia tua atau muda. Jika dirinya mati lebih dahulu, maka akan dilakukan pergantian.
Namun jika Jokowi yang mati lebih dahulu, lanjut Ma’ruf, maka dirinya akan menjadi Presiden.
“Tapi kalau Pak Jokowi yang mati duluan, saya yang naik jadi Presiden.” tegasnya, disambut tawa hadirin.
(*)







