Heboh Pria di Maros Mau Bikin Kepercayaan Baru, Nama Alirannya ‘Iman Tilaco’

  • Whatsapp

MEDU.ONLINE.MAROS – Seorang pria di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), A Sulaiman membuat heboh setelah menyebarkan surat yang menyatakan dirinya membuat aliran kepercayaan bernama Iman Tilaco.

Pria asal Maros ini menyurati Presiden Joko Widodo. Ingin mengubah kolom agamanya dari Islam menjadi Iman Tilaco.

Surat pembuatan aliran kepercayaan dibuat dan diteken oleh Sulaiman sendiri. Surat itu ditujukan ke sejumlah pihak, mulai Presiden, Mendagri, Kapolri, hingga Bupati Maros.

Dalam surat itu, Sulaiman menyatakan dirinya telah keluar dari agama Islam dan hendak membentuk aliran kepercayaan bernama Iman Tilaco. Dia juga memerinci awal mula dia beragama Islam hingga maksud mendirikan Iman Tilaco.

Ternyata belakangan terungkap, pria kelahiran 1982 itu mengidap gangguan jiwa. Itu diungkap Kadis Sosial Maros, Prayitno.

Kadis Sosial Kabupaten Maros Prayitno mengatakan, Andi Sulaiman mengantongi surat pasien dari Rumah Sakit Dadi yang merupakan rumah sakit khusus untuk penderita gangguan jiwa. Sekarang posisinya di rumah singgah Dinsos Kabupaten Maros.

“Yang bersangkutan ini mengantongi surat pasien dari Rumah Sakit Dadi (rumah sakit jiwa). Sekarang posisinya di rumah singgah kami,” kata Prayitno, Jumat (21/5/2021).

Menurut Prayitno, jika dilihat sekilas, Sulaiman memang tampak normal dan tidak sedang mengalami gangguan jiwa.

“Kalau diajak bicara, memang tidak terlihat begitu, semuanya normal saja. Dia ini kita tempatkan di sini karena dia tidak ada rumah di sini. Dia tunggu proses cerai sama istrinya,” lanjutnya.

Terkait surat yang dibuat Sulaiman itu, Prayitno mengaku tidak tahu di mana Sulaiman membuatnya. Sebab, di Rumah Singgah Dinsos Maros tidak tersedia komputer untuk mengetik, dan Sulaiman juga tidak memiliki HP.

“Saya kurang tahu di mana, mungkin pinjam laptop siapa begitu. Orangnya memang kalau bicara itu kesannya pintarlah. Ya mungkin juga ini karena mendalami ilmu tertentu,” sebutnya.

Namun Prayitno menduga Sulaiman memang bisa membuat surat itu sendiri berbekal pengalamannya menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di Bone pada 2005 sampai 2016. Belum diketahui kenapa Sulaiman berhenti jadi PNS. (*)

 

 

Pos terkait