Kadis Pendidikan Palopo, Syahruddin : Ini Penyebab Belum Bisa Belajar Tatap Muka

MEDU-ONLINE.PALOPO — Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Syahruddin, masih belum mengeluarkan jadwal belajar tatap muka.

Dinas Pendidikan Kota Palopo, menunggu keputusan wali kota setelah diajukannya telaah dari dinas pendidikan.

“Saya sudah ajukan telaah dari Disdik ke pak wali. Ada beberapa poin di dalam telaah tersebut,” kata Syahruddin, Kamis 1/4/2021.

Syahruddin menyebutkan telaah yang diajukan semua mengacu pada SKB4 menteri yang baru diputuskan beberapa waktu lalu.

“Salah satunya di Palopo, tidak akan bisa dilaksanakan belajar tatap kalau guru belum divaksin semua,” kata Syahruddin.

Sesuai SKB4 Menteri, kalau tenaga pendidik sudah divaksin pemerintah daerah sudah boleh berlakukan tatap muka.

Namun tak sampai di situ, kebijakan juga dikembalikan kepada orang tua, apakah setuju anaknya jika dilakukan belajar tatap muka.

“Nanti juga kalau belajar tatap muka sudah dilaksanakan, akan diberlakukan sift. Dalam satu kelas satu sift terdiri dari 50 persen jumlah siswa,” sebutnya.

Membahas vaksinasi guru, Syahruddin menyebutkan vaksinasi masih dalam tahap berjalan.

Untuk tingkat TK/Paud jumlah yang telah divaksin baru 40 orang dari jumlah tenaga pendidik sebanyak 299 orang.

Untuk guru SD dari jumlah sekitar 1.200 yang sudah divaksin baru 300 orang lebih.

Untuk SMP, dari jumlah total kurang lebih 600 orang dan sudah divaksin baru 150 orang.

Vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidik, diproyeksi bakal selesai pada Juli mendatang. (RM)

Pos terkait