Kalah Tipis 0-1 di Leg Kedua, Harapan Palopo United Tersisa di Babak Play Off

  • Whatsapp

PALOPO — Tim kebanggaan Tana Luwu, Palopo United terpaksa harus menahan ambisinya untuk lolos ke babak Pendahuluan II Liga 3 Nasional setelah dihempaskan tim tuan rumah OTP 37 Mamuju di leg kedua dengan skor tipis 1-0 (agregat 1-0), sore tadi di Stadion Manakarra Mamuju, Kamis 25 Oktober 2018.

Gol semata wayang tercipta bagi Mamuju di menit-menit injury time babak kedua. Pada menit ke 92, datang serangan balik nan cepat dari Mamuju lewat sektor sayap kanan. Bola crossing dari pemain gelandang Mamuju disambut dengan heading oleh pemain nomor punggung 9, M Jasman H yang tidak diantisipasi dengan baik oleh kiper Muh Prayoga. Goooooool….

Dengan hasil ini, OTP 37 Mamuju mencatatkan dirinya sebagai tim pertama yang lolos untuk region Sulawesi dalam Pendahuluan II Liga 3 Nasional. Sementara satu tiket lainnya masih diperebutkan antara Persmin Minahasa dan Kreasindo FC Gorontalo pada laga leg pertama yang baru akan dimainkan 26 Oktober besok dan leg kedua pada 31 Oktober 2018 mendatang.

Meski begitu, kans Palopo United tetap masih terbuka, tetapi terlebih dahulu harus berusaha menang di babak Play Off, dimana tim yang kalah antara Persmin vs Kreasindo FC menjadi calon lawan Palopo United guna memperebutkan satu lagi tiket menuju babak Pendahuluan II Liga 3 Nasional.

Perebutan satu tiket di Play Off ini menggunakan sistem single match atau hanya satu kali pertandingan, tim yang kalah otomatis gugur sedangkan tim pemenang dinyatakan lolos mendampingi dua tim sebelumnya di Liga 3 Nasional.

Manajer Palopo United, dr Abd Syukur Kuddus sendiri mengaku sedikit kecewa dengan hasil ini akan tetapi ia berharap anak-anak Palopo United masih tetap semangat dan memenangkan laga pamungkas yang menjadi partai hidup mati menuju Liga 3 Nasional.

“Yaa, mau diapa lagi, kecewa tentu saja tapi sudahlah, kita harus kembali semangat, karena ini semua belum berakhir, masih ada babak Play Off, saya harap anak-anak konsentrasi dan fokus di Play Off saja, lupakan kekalahan, peluang kita masih ada, saatnya berbenah dan bangkit,” ucap manajer yang juga dokter ahli bedah itu.(***)

Pos terkait