Kareba Ojol Jumpa Nujek

  • Whatsapp

 

Makassar, MeduOnline.co.id | Bertempat di Palos Cafe n Resto, Jalan Sombaopu, Kelurahan Losari, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar. Rabu, 20 Oktober 2021. Kareba Ojol bersama Nusantara Ojek (Nujek) menggelar pertemuan membahas transportasi online yang akan segera mengaspal di beberapa kabupaten/ Kota di Sulawesi Selatan.

Nujek merupakan bisnis aplikasi transportasi online, diluncurkan awal Januari 2019 di Surabaya dengan keunggulan tarif murah, hanya Rp 2000-2500/km. Sementara keunggulan bagi pengguna jasa, bisa langsung menyetop driver Nujek di jalan dengan menggunakan bargon aplikasi. Nujek juga menggunakan layanan berlangganan bagi pengguna jasa jika mempunyai kecocokan dalam pelayanan driver.

Kepada media ini, Direktur IT, Lukman Khakim, M.Ak. Mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan meluncurkan aplikasi yang “Jujur dan Hemat” untuk warga Kota Makassar sebagai pendatang baru dalam bisnis aplikasi transportasi online, juga merupakan upaya menjawab tantangan di era ekonomi digital dan Pandemi Covid 19 yang melanda negeri.

Menurut Lukman, Makassar merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia, melihat suasana dan potensi yang dimiliki kota Makassar, layak untuk melebarkan sayap Nujek, “tentunya kami berharap semoga kami berjodoh dan bisa berkembang serta memberi manfaat, ” pungkasnya.

Berdasarkan penuturannya, kepercayaan diri dalam mengaspal di Kota Anging Mammiri ini dengan program unggulan yaitu; Pricing (Tarif) yang lebih murah dari Ojek Online lainnya. ” Untuk mitra, kami memberi tarif atau potongan komisi yang lebih rendah sehingga memberi keuntungan, “tambahnya.

Dengan derasnya persaingan Ojol di Makassar, bisnis Ojek Online yang juga diprakarsai M. Ghozali, SE. Selaku Direktur Utama, Umayya, S.Kom., sebagai Komisaris Utama, serta Imam Syafii, sebagai Komisaris. Nujek memberanikan diri membangun kemitraan demi efisiensi cost melalui iklan yang disebar. Selain itu Nujek memiliki aplikasi yang penggunaannya sangat ringan dibanding Ojol lainnya.”Nujek juga akan mengeluarkan promo dengan memberikan voucher bagi 10 pengguna pertama, “jelasnya.

Nujek memiliki target dalam memulai. Saat ini Nujek sudah berekspansi di Wilayah Sulawesi seperti Manado, “sementara kami menyasar Kota Makassar dan beberapa kabupaten/ Kota di Sulawesi yang memiliki aktivitas lebih dengan merekrut driver berbasis komunikasi dalam komunitas, “tukasnya.

Sekedar diketahui, Tahun 2017 Lukman Hakim, founder Nujek mengenyam pendidikan di salah satu Universitas ternama di Australia. Dengan ilmu yang diperoleh sejak mengenyam pendidikan mampu mengembangkan aplikasi yang merupakan karya anak bangsa yang berlatar didikan pesantren.

Tag line “Jujur Hemat” akan menjadi jargon Nujek dimana dalam menjalankan aplikasi mengutamakan kejujuran sementara pengguna akan mengeluarkan biaya yang lebih hemat, bukan hanya dalam kota tetapi berlaku juga untuk pengantaran paket ke luar kota, sehingga Nujek merupaka satu-satunya pengantaran paket ke luar kota. “NuTaksi untuk pengantaran mobil, Nujek untuk pengantaran motor, Nufast untuk pengantaran barang dan paket serta Nufood untuk pengantaran makanan,”tutupnya.

Di tempat yang sama, Pemilik channel youtube kareba ojol, Mhalik Alam, A.Md berhasil bertemu dan mengobrol banyak prihal ekspansi Nujek di Makassar, setelah intens melakukan Komunikasi selama setahun lebih, yang akhirnya bertemu di awal bulan Oktober 2021. “Dalam sesi wawancara yang melibatkan Tim Kareba Ojol, Founder Nujek banyak membahas prihal rencana Nujek ekspansi di kota makassar,” singkatnya. _@ly_

Pos terkait