PALOPO — Walikota Palopo HM Judas Amir mengukuhkan Relawan Anti Narkoba, Anti Terorisme dan Anti Radikalisme (Anti NTR), Sabtu 10 Februari 2018 di Stadion Lagaligo Kecamatan Wara Kota Palopo.
Pengukuhan Relawan diawali dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Walikota, Ketua DPRD Palopo Harisal A Latief, Dandim 1403 Sawerigading Letkol Inf M. Imasfy, Kapolres Palopo AKBP Taswin dan Kepala BNNK Kota Palopo Maximilian Sahese dan dilanjutkan dengan laporan dan sambutan tetamu penting yang hadir.
Kepala Badan Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang diwakili oleh Prof DR. Arifin Hamid mengatakan bahwa BNPT tidak bekerja sendiri tapi melibatkan Badan dan Lembaga Nasional lainnya serta Kementerian.
Narkoba, Terorisme dan Radikalisme adalah musuh bersama, dimana ini bukan hanya kerja Pemerintah saja tapi ini adalah tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.
“Ini adalah deklarasi terbesar yang pernah ada di Sulsel dan langkah yang luar biasa yang dilakukan oleh Walikota Palopo,” puji Ka BNPT.
Atas nama BNPT Pusat dan Provinsi saya mewakili menyampaikan apresiasi apa yang telah di lakukan oleh Walikota Palopo, tambahnya.
Kepala BNN Provinsi yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNN Provinsi AKBP Ustin di kesempatan yang sama menyampaikan, bahwa saat ini negara dalam keadaan darurat narkoba, kalau kita maksimal maka peredaran dan pemberantasan Narkoba, Terorisme dan Radikalisme akan kita lakukan sehingga dibutuhkan keterlibatan semua pihak untuk merespon program walikota Palopo HM Judas Amir.
Lanjutnya, ketiga penyakit masyarakat tersebut adalah kejahatan yang terorganisir sehingga dibutuhkan kerja kerja yang maksimal agar tidak mudah masuk ke dalam masyarakat apalagi jaringan ini adalah masuk dalam jaringan internasional, “Ini adalah langkah kongkrit yang dilakukan Walikota Palopo dan patut dicontoh oleh daerah lain ungkapnya.
Walikota Palopo HM. Judas Amir dalam sambutanya berharap momentum ini dapat menjadi tonggak sejarah, langkah awal untuk menciptakan kesadaran dan komitmen bersama untuk membebaskan Kota Palopo dari hal hal yang terkait dengan Narkoba, Terorisme dan Radikalisme.
Mulai detik ini kita akan melawan Narkoba, Terorisme dan Radikalisme, saya sampaikan kepada pengguna narkoba sebagai rasa kepedulian saya agar segera menghentikan penggunaan narkoba dan segera melakukan rehabilitasi, pintanya.
Lanjut Judas, terkait apa yang dilakukan hari ini bukan hanya kerja kerja Kapolres, Dandim dan Forkopimda lainnya namun semua pihak harus turun tangan untuk memberantas tiga hal yang menjadi musuh negara.
“Hari ini adalah awal baru dari usaha Pemerintah Kota Palopo agar semua lapisan masyarakat tanpa kecuali dapat terhindar dari bahaya Narkoba, Terorisme dan Radikalisme dan semoga ihtiar mulia ini dapat diridhai Allah yang Maha Kuasa.
Sementara itu anggota DPRD Provinsi Sulsel Fraksi PKB Dapil Luwu Raya, Irwan Hamid memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan oleh Walikota Palopo dan ini. kata dia, patut diberikan penghargaan, karena pengukuhan Relawan Narkoba, Terorisme dan Radikalisme, adalah yang kali pertama di Indonesia. Karena seingat saya yang ada hanya Satuan Tugas (Satgas) yang merupakan satuan formal dari lembaga vertikal yang mempunyai kewenangan dan bisa dijadikan sebagai program Nasional sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres), tutupnya.(Tim A/*)