Nasib Buruh Pasar Sabbang Tidak Jelas, Ini Penjelasan Mantan dan Kadis Koperindag

  • Whatsapp

LUWU UTARA – Ditanya soal tindaklanjut dari persoalan Pasar Sabbang, mantan Kadis Koperindag dan Kadis Koperindag yang baru seolah-olah saling melempar kewenangan.

Mantan Kadis Koperindag, Muslim Mucktar yang kini menjabat sebagai Kepala BPBD Luwu utara saat dikonfirmasi via telepon selulernya mengatakan, bahwa terkait surat perjanjian itu, substansinya saya hanya menyaksikan perjanjian antara buruh dengan pihak rekanan. Bukan berarti saya yang harus bertanggungjawab atas penyelesaian pembayaran gaji buruh.

“Perjanjian itu antara pihak buruh dengan pihak rekanan, dan saya saat itu hanya sebagai saksi, bukan berarti saya harus mengambil alih tanggungjawab pembayaran gaji buruh,” kata Muslim.

Saat ditanya kenapa sampai hari ini gaji buruh belum di bayarkan, Muslim mengatakan bahwa persoalan itu kan persoalan personal. Saya tidak bisa berkomentar bagaimana dia (Pihak rekanan).

“Saya tidak bisa berkomentar jauh masalah itu, kenapa pihak rekanan belum bisa membayarkan gaji buruh pasar Sabbang, karena itu internal mereka,” jelasnya.

Sementara itu Kadis Koperindag, Muhammad Kasrum, mengatakan sudah berusaha menghubungi kontraktor pasar Sabbang agar segera melunasi utang-utangnya.

“Saya tidak mau berbicara teknis, tapi saya akan usahakan untuk membantu buruh Pasar Sabbang dan saya sebagai pemerintah akan memfasilitasi buruh-buruh untuk komunikasikan dengan pihak rekanan yakni Pak Yusuf,” pungkas Kasrum.

 

Penulis: Putri

Pos terkait