Panelis Inovasi Pelayanan Publik Sulsel Sebut ANC Hipnoterapi Paling Unik

  • Whatsapp

Masamba — Kepala Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Setdakab Luwu Utara, Muhammad Hadi, optimis tiga program inovasi pemerintah daerah Kabupaten Luwu Utara bisa lolos ke tingkat nasional. Ketiga program tersebut adalah Antenatal Care (ANC) Berbasis Hipnoterapi dari Dinas Kesehatan, Sarjana Mengajar dari Dinas Pendidikan dan Mobile Pintar dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Pada 22 Maret kemarin telah dilaksanakan persentasi dan wawancara terhadap tiga inovator dari tiga inovasi tersebut, masing-masing Anjas Rusli untuk ANC Berbasis Hipnoterapi, Suharto untuk Program Sarjana Mengajar, dan Touris untuk Program Mobile Pintar. Persentasi dan wawancara dilakukan di Ruang Pola Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar.

“Alhamdulillah, kita sudah menyelesaikan satu tahap persentasi dan wawancara. Dari hasil kemarin, kita optimis tiga inovasi bisa lolos ke tingkat nasional,” ujar Hadi, saat dihubungi via ponselnya, Selasa (27/3), di Masamba. Masing-masing inovator, kata Hadi, memaparkan inovasinya di hadapan panelis yang terdiri dari JIPP, Akademisi dan Pemprov Sulsel. “Kita tampil di hari terakhir saat pemaparan tersebut. Saya bersama Kepala Balitbang ikut mendampingi mereka,” sambung Hadi.

Dari tiga inovasi itu, lanjut Hadi, inovasi ANC Hipnoterapi paling banyak mendapat tanggapan dari para panelis karena ada keunikan tersendiri dari inovasi tersebut. “Hipnoterapi ini paling banyak mendapat tanggapan. Saya melihat para panelis coba menggali keunikan dari inovasi pak Anjas ini. Yaa saya melihatnya seperti itu,” ungkap Muhammad Hadi.

Pada akhirnya ketiga inovasi Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara ini diberi batas waktu untuk melakukan beberapa perbaikan proposal yang disarankan panelis, hingga batas waktu sampai tanggal 31 Maret 2018 mendatang untuk di-submit di JIPP Sulsel. “Pada akhirnya tiga inovasi kita ini tetap mendapat saran untuk melakukan beberapa perbaikan proposal,” ucap Muhammad Hadi lagi.

Sebelumnya, usai persentasi, Kabag Tata Laksana Biro Organisasi dan Tata Laksana Pemprov Sulsel, Andi Mirna, juga menyampaikan optimismenya terhadap tiga inovasi Luwu Utara. “Luwu Utara sudah sangat berpengalaman dan prospek tiga inovasi yang dipaparkan sangat berpeluang lolos pada kompetisi inovasi pelayanan publik di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara – Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB),” ucap Andi Mirna.(LH)

Pos terkait