Sekret Diserang Orang tak Dikenal, IMWAL Gelar Aksi Mosi Tidak Percaya Polres Palopo

  • Whatsapp

MEDU-ONLINE.PALOPO — Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Walenrang dan Lamasi (IMWAL) gelar aksi mosi tak percaya kepada Polres Palopo di Jl DR Ratulangi tepatnya di simpang empat City Market Palopo, Kamis 10/6/ 2021.

Mosi tak percaya kepada Polres Palopo ini dilakukan terkait pelaku kasus penganiayaan mahasiswa dan pengrusakan Sekretariat IMWAL yang berada di Jl Sungai Rongkong, Palopo belum ditemukan.

Padahal sudah memasuki pekan kedua. Penganiayaan tersebut terjadi pada (26/5) lalu, korban dalam peristiwa tersebut, Wawan.

Feri, selaku jenderal lapangan aksi mengutarakan kekecewaannya terhadap pihak Polres Palopo yang terkesan lambat menangani kasus ini.

“Kita ketahui, ini sudah pekan kedua laporan teman kami yang mengalami penganiayaan oleh orang tak dikenal itu, belum juga berhasil ditangkap. Untuk itu kami sampaikan bahwa mosi tidak percaya Polres Palopo,” tegas Feri.

Tidak hanya itu, lanjut Feri menambahkan bahwa karena pelaku penganiayaan yang disertai pengrusakan sekret mereka itu belum ditangkap, mereka akan mendatangi Polres Palopo untuk berorasi.

“Ini kita sudah lakukan persiapan dan akan bergeser ke Polres Palopo untuk menuntut pengungkapan laporan kasus teman kami itu. Harapan kami, tangkap segerah pelakunya karena identitas pelaku sudah dikantongi oleh polisi,” kata Feri.

Saat ditemui di sekret IMWAL, Wawan menyebutkan sekitar pukul 01.30 Wita dini hari, dirinya bersama tiga orang temannya berada dalam Sekret IMWAL

“Tidak ada yang tahu apa masalah mereka hingga menyerang ke sekret kami. Datangnya mereka juga kami tidak tahu, nanti setelah mereka masuk ke dalam Sekret dan mereka masuk ke kamar,”

“Saya yang didapat di dalam kamar, langsung di hajar oleh mereka. Jumlah mereka kami perkirakan ada puluhan orang,” kata Wawan, kemarin.

Akibat penganiayaan saat itu, Wawan mengalami luka bengkak pada pelipis sebelah kiri dan merasakan sakit pada kepala belakang.

“Tidak hanya menganiayaan, mereka juga merusak pintu, jendela dan lainnya. Pintu dan jendela dilubangi pakai senjata tajam (sajam) badik yang mereka bawa,” lanjutnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Palopo AKP Andi Aris Abubakar, SH, MH melalu Kanit Pidum Ipda Maulana Majid, SH saat dikonfirmasi menyebutkan pelaku penganiayaan tersebut masih dalam proses lidik.

“Saat ini kita masih melakukan proses lidik terhadap pelaku,” tandasnya. (*)

Pos terkait