Tingkatkan Pengelolaan Jurnal Ilmiah, RJI Sulsel Selenggarakan Webinar

  • Whatsapp
Suasana Pemberian Materi Pada Kegiatan Webinar Series1 RJI Sul-Sel.

MeduOnline.co.id, Makassar  |  Pengurus Daerah Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Propinsi Sulawesi Selatan, sukses menyelenggarakan Webinar pertama yang dilaksanakan secara Dadring pada hari Sabtu, 2 Oktober 2021 dengan tema kegiatan “How To Be a Good Editor and Reviewer Journal”.

Kegiatan ini merupakan program kerja pengurus RJI Sul-Sel yang bertujuan untuk meningkatkan peran editor dan reviewer dalam proses pengelolaan jurnal ilmiah, sehingga memberikan dampak dan kontribusi terhadap reputasi jurnal.

Peserta kegiatan ini sebanyak 135 orang yang berasal dari Perguruan Tinggi di Indonesia dan dipandu Dra. Nani Harlinda Nurdin, M.Si (Section Editor Jurnal Publik Universitas Gorontalo dan Pengurus Daerah RJI Sulawesi Selatan).

“Tema kegiatan ini dipilih karena Keberadaan Editor dan Reviewer sangat besar dalam menghasilkan jurnal yang baik, dan naskah yang berkualitas dalam proses publikasi ilmiah”. Ungkap Muh Ilham Bakhtiar,S.Pd.M.Pd Ketua RJI Sul-Sel dalam Sambutannya.

Kedua peran ini memberikan dampak jurnal dapat terakreditasi dan teindeks di pengindeks internasional bereputasi yaitu Scopus dan WoS.

Proses review sangat penting dalam proses pengelolaan jurnal karena reviewer akan melakukan evaluasi artikel berdasarkan persyaratan jurnal/kriteria yang telah ditentukan, kualitas, kelengkapan, dan keakuratan penelitian yang disajikan termasuk memberikan penilaian pada manuskrip, menyarankan dilakukan perbaikan, dan membuat rekomendasi kepada editor: apakah artikel itu akan diterima, ditolak atau, atau perlu perubahan substansi pada artikel.
Reviewer akan melakukan penelaah naskah mulai dari Judul, Abstrak, pendahuluan, metode, hasil dan pembahasan hingga referensi yang digunakan.

Menjadi reviewer pada Jurnal ilmiah tentu memberikan berbagai kelebihan diantaranya, dapat meningkatkan reputasi akademik kita karena mengukuhkan kita sebagai akademisi pada bidang tersebut, menjadi sarana untuk selalu mengupdate wawasan kita semakin luas karena berkesempatan membaca penelitian-penelitian yang mutakhir,”ungkap Dr Sultan. M.Pd dalam Materinya.

Kemajuan proses pengelolaan jurnal sangat ditentukan dari peran Editor, baik dari segi manajemen pengelolaan maupun dari subtansi naskah yang dipublikasikan. Oleh karena itu menjadi editor memang diperlukan kriteria tertentu.

“Kualifikasi menjadi editor diharapkan memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang ilmu yang berkaitan dengan jurnal yang dikelola, Memiliki rekam jejak publikas nasional dan internasional, kemudian Mampu menarik atau menjaring penulis-penulis baru dan berbagai jurnal bereputasi itu editornya memiliki kualifikasi akademik P.hD atau Doktor,” ungkap Akbar Iskandar dalam materinya.

Untuk satu jurnal idealnya memiliki berbagai editor. Muali dari Editor in chief, Associate (Handling) Editor, Editorial Board, technical Editor yang menangani layout dan editorng naskah dan seorang journal manajer.

Materi webinar dibagi dua sesi, untuk sesi pertama dibawakan oleh Dr. Sultan.S.Pd. M.Pd (Editor in Chief Jurnal Retorika Terkareditasi Peringkat 2) dari Univ Negeri Makassar dengan Materi “How to be a good Reviewer Journal?” dan materi sesi kedua oleh Akbar Iskandar, S.Pd.M.Pd (Editor jurnal Nasional terakreditasi, Tim Jurnal LLDIKTI IX dan dari PT STIMIK AKBA) dengan materi “Strategi Peningkatan Peran Editor Jurnal Ilmiah”.

Pos terkait