Vaksinasi Tahap Dua Covid-19 Lutra Siap Realisai

  • Whatsapp

MEDU-ONLINE.LUWU UTARA — Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua segera akan dilakukan dalam waktu dekat.

Tinggal menunggu logistik dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hal ini disampaikan Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu Utara, Komang Krisna, usai acara Sosialisasi dan Advokasi Vaksinasi Covid-19, Senin (22/2/2021), di Masamba.

Komang menyebutkan, vaksinasi Covid-19 tahap kedua akan menyasar para pelayan publik, di antaranya TNI, Polri, ASN, wartawan atau insan pers, termasuk para lansia.

“Untuk menjangkau sasaran vaksinasi tahap kedua, kita sangat berharap mobilitas para tenaga kesehatan untuk menjangkau para sasaran vaksinasi tersebut,” kata Komang.

Selain itu, kata dia, koordinasi dengan seluruh pihak, utamanya para sasaran vaksinasi sangat dibutuhkan untuk memudahkan pelayanan vaksinasi tahap kedua yang rencananya akan dilakukan di akhir Februari atau awal Maret mendatang.

“Pelaksanaan vaksinasi dalam waktu dekat, kita tinggal menunggu logistik (vaksin) dari Kemenkes,” sebutnya.

Sementara itu, Sosialisasi dan Advokasi Vaksinasi Covid-19 yang digelar Dinas Kesehatan, dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Peserta yang terdiri dari para Camat, Kepala Puskesmas, para dokter dan Koordinator Imunisasi, harus melalui pemeriksaan rapid antigen. Sementara nakes harus menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19.

Pertemuan Sosialisasi dibuka Asisten Administrasi Umum, Eka Rusli, dan dihadiri Plt. Kepala Dinas Kesehatan Marhani Katma.

“Pertemuan ini sangat penting dalam upaya kita untuk mengakhiri pandemi Covid-19, sehingga sangat diharapkan unsur Forkopimcam membantu menyukseskan vaksinasi Covid-19 tahap kedua nanti,” ujar Eka.

Untuk diketahui, cakupan vaksinasi tahap pertama untuk dosis pertama di Luwu Utara kini mencapai 97,97%. Di mana 1.446 nakes telah disuntik vaksin dari total sasaran 1.476 nakes.

Sementara hingga Senin 22 Februari 2021, vaksinasi tahap pertama dosis kedua sudah dilakukan terhadap 807 nakes, dengan cakupan sementara 54,67%. (RM)

Pos terkait