Walikota Palopo Tutup Kegiatan Rakerwil APEKSI KOMWIL VI

PALOPO — Sambutan Steven Dominggus menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setingginya kepada Walikota Palopo, serta paSSra delegasi semoga kegiatan Apeksi selanjutnya kita bisa bertemu kembali di kegiatan selnjutnya.

Sambutan Penutup Walikota Palopo HM Judas Amir dalam kegiatan Rakerwil Komwil VI yang mewakili Walikota daerah masing masing ia mengucapkan terima kasih telah berkunjung ke Palopo semoga di kesempatan yang lain bisa bertemu di forum yang sama dan tempat yang berbeda.

“Para panitia di kota Palopo sangat sadar bahwa semua pikiran, niat hanya untuk berbuat yang terbaik adapun hal yang dirasakan kurang berkenan mohon di maafkan, karena kita semua berfikir bagaimana kehadirannya di kota Palopo menambah lebih akrabnya kita semua dalam mengelola Apeksi kedepan dan apabila ketemu di tempat lain kita dapat lebih akrab lagi”. Ungkap Judas

“Kita patut bersyukur karena apa yang menjadi rencana telah di anggap selesai dan kita tutup kgiatan ini semoga kita bisa dibimbing maha kuasa untk sampai di tempat tujuan dengan selamat” tutup Judas.

Kemudian kegiatan peserta Apeksi dilanjutkan dengan city tour, mengujungi tempat bersejarah diantaranya kunjungan ke masjid bersejarah masjid Jami Tua yang dimana Masjid Tua Palopo merupakan masjid peninggalan Kerajaan Luwu berada di kota Palopo, Sulawesi Selatan. Masjid ini didirikan oleh Raja Luwu tahun 1604 M. Memiliki luas 15 m². Di beri nama Tua, karena usianya yang sudah tua.

Masjid Tua Palopo dibangun oleh raja atau Datu Luwu ke-16 bernama Sultan Andi Pattiware. Konstruksinya terbuat dari batu cadas dan perekat putih telur serta kapur.

Proses pembangunan masjid ini dimulai dari dinding yang menggunakan batu cadas, kapur, dan putih telur. Ide pembuatan perekat dari kapur dan putih telur pertama kali dicetuskan oleh sang arsitek asal negeri China bernama Kung Mante.

Meski mimbar masjid ini telah diperbaharui karena termakan rayap dan telah rapuh, model mimbar yang memiliki anak tangga tetap dipertahankan.

Sekitar pukul 15.30 rombongan tamu anggota APEKSI tiba di Mesjid Jami melaksanakan shalat Ashar,
Kemudian beberapa yang melakukan kunjungan ke Istana Kedatuan Luwu (Langkanae ) sekaligus melakukan foto bersama di Tugu Toddo’puli Temmalara’ kemudia mengunjungi Gereja PNIEL Kota Palopo yang didirikan 6 Februari 1966, Gereja ini Pecahan/pemekaran dari
Gereja Toraja, Kelompok jemaat 114 jemaat, umat 16.667 jiwa, gereja ini yang letaknya bersebelahan Masjid Agung Luwu Palopo yang di antara dengan lapangan gaspa Kota Palopo ini merupakan simbol kerukunan umat beragama di Kota Palopo yang patut dilestarikan dijaga dan juga menjadi kebanggaan masyarakat Kota Palopo. Rombongan tamu Apeksi juga bersama Asisten I Bidang Pemerintahan Burhan Nurdin Asisten III Bidang Administrasi Umum, Munasirah, Kepala Dinas Perikanan Kota Palopo Ilham, dan Kabag Humas Setda Kota Palopo, Eka Sukmawati dan para pejabat lainnya, mengantar para peserta Raker Apeksi dan rombongan menuju tempat wisata Kambo Kecamatan Mungkajang Kota Palopo. Para tamu peserta Raker APEKSI menikmati buah-buahan khas Kota Palopo dan suguhan pemandangan yang indah di Kambo Palopo.(Sabtu 6 April 2019)

 

(Humas)

Pos terkait