Kerennya Launching Aplikasi Simpada Kolaborasi Bapenda – Bank Sulselbar Palopo

  • Whatsapp

MEDU-ONLINE, PALOPO – Inovasi terus dilakukan oleh pemerintah Kota Palopo.

Kali ini melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Palopo.

Bapenda melaunching aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pajak Daerah (Simpada) dengan konsep modern di ruang Ratona kantor Wali Kota Palopo, Senin (15/11/21).

Aplikasi tersebut lahir atas kolaborasi Bapenda Palopo dengan Bank Sulselbar.

Launching aplikasi Simpada dihadiri Wali Kota Palopo HM Judas Amir dan sejumlah pejabat teras lainnya.

Wali Kota Palopo HM Judas Amir saat menyampaikan sambutan.

 

Plt Kepala Bapenda Palopo, Muh Ibnu Hasyim SSTP mengatakan, aplikasi ini sebagai langkah untuk mewujudkan sistem digitalisasi pembayaran yang akuntabel dan transparan.

“Melalui aplikasi ini, masyarakat semakin dimudahkan. Bisa bayar pajak lewat aplikasi ini,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasional dan TI PT Bank Sulselbar, Irmayanti Sultan menyampaikan, digitalisasi erat kaitannya dengan sebuah ekosistem.

“Sejak tahun 2018 lalu, Banksulselbar telah mencanangkan fokus digitalisasi. Yang pertama adalah produk dan layanan. Kedua, bisnis proses untuk mendukung operasional bank. Ketiga, elektronifikasi pemda serta keempat ialah kolaborasi antar lembaga untuk mendukung poin tadi,” kata Irmayanti.

Di tahun 2019, pihaknya bersama KPK juga telah mengadakan alat rekam pajak online (M-Pos) yang bertujuan merekam penghasilan usaha dengan harapan PAD bisa meningkat.

“Dan pada akhirnya membawa PAD bisa meningkat dan transparan,” jelasnya.

Irmayanti juga membeberkan keunggulan aplikasi Simpada, sebuah platform digital yang dilengkapi kemudahan terhubung dengan aplikasi lainnya.

“Ini akan membantu pemkot Palopo dalam pengembangan apapun. Pembayaran, perizinan, maupun program bantuan lainnya. Simpada dapat digunakan seluruh masyarakat. Kita juga bekerjasama dengan tokopedia, link aja dan lainnya,” katanya lagi.

“Kami berharap simpada ini bisa membawa manfaat untuk seluruh masyarakat dalam hal kemudahan membayar pajak. Apalagi ini bisa dimanfaatkan 24 jam,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Palopo, Drs HM Judas Amir MH menilai, program ini akan dinyatakan berhasil jika ada wajib pajak yang membayar jam 3 dini hari.

“Artinya dia (wajib pajak) bangun kencing, lalu ingat pajak belum dibayar. Kemudian ambil HP dan bayar, ini yang saya katakan berhasil,” katanya disambut aplaus tamu undangan.(Rls)

Pos terkait