Pasangan Silariang Asal Jeneponto Diamankan Polisi, Begini Kisahnya

  • Whatsapp

MEDU-ONLINE.JENEPONTO — Pasangan kekasih pilih “silariang” (kabur bersama) akibat tak diberi restu oramg tua.

Rifki (21), pemuda asal Jeneponto Sulsel. Dia terpaksa diamankan Tim Anti Bandit (TAB) Resmob Polres Gowa.

Ia ditangkap karena diduga membawa lari kekasihnya yang anak di bawah umur.

Pemuda asal Kabupaten Jeneponto itu ditangkap setelah menjadi buron 10 bulan.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir mengatakan, pelaku ditangkap di Maumere NTT.

“Pelaku ditangkap karena membawa lari anak di bawah umur inisial YN,” ujarnya, Minggu 11/7/2021.

Ia membawa lari YN setelah kisah cintanya tidak direstui oleh orangtuanya. Sehingga Rifki nekat melarikan diri bersama YN.

Rifki membawa kabur YN sejak bulan September 2020 lalu.

YN dibawa kabur saat berada di rumahnya di Gowa. Ia pertama kali dibawa kabur ke Kabupaten Selayar.

Disana, kedua pasangan remaja itu menikah. Tak lama setelah itu, Rifki bersama YN kabur ke Kupang.

“Setelah ke Kupang dia ke Maumere NTT, sebelum dia mendapat pekerjaan di sana bersangkutan kembali lagi ke Kupang dan akhir bulan (5/2021) kembali ke Maumere,” jelasnya.

Penangkapan ini dilakukan, menindaklanjuti laporan orangtua korban.

“Terkait hasil penangkapannya, kami dari Tim Anti Bandit Polres Gowa telah mengintai selama 10 bulan dan berhasil mendapatkan informasi keberadaan bersangkutan,” kata Ajun.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pengecekan di Maumere polisi akhirnya mengamankan Rifki dan YN.

Keduanya pun dibawa ke Polres Gowa untuk diproses lebih lanjut.

“Untuk perempuanya (YN) sudah ada juga, sementara kita upayakan kembalikan ke orangtuanya. Dalam hal ini orangtua YN sudah menerima anaknya yang sudah menikah,” kata AKP Jufri.

“Terkait prosesya kita kembalikam kepada orangtua korban apakah dilanjut atau dilakukan RJ (Restorative justice) atau pun didamaikan. Nanti kita lihat,” tegasnya.

Pos terkait