Legislator NasDem Kritisi Visi Misi Prof NA Saat Sidang Paripurna Istimewa di DPRD Sulsel

  • Whatsapp

MAKASSAR — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam hari pertamanya bekerja, pasca dilantik 5 September lalu mengikuti sidang paripurna istimewa, Senin 10 September 2018 di Gedung DPRD Sulsel Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Dalam sidang yang diikuti seluruh anggota DPRD Sulsel itu, Prof Nurdin Abdullah memaparkan visi misinya sama persis saat ia menyampaikannya untuk kali pertama saat debat kandidat beberapa waktu lalu dalam tahapan Pilkada Sulsel.

Bacaan Lainnya

Legislator NasDem, M Rajab ikut mengomentari visi dan misi Prof Andalan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sulsel, siang tadi.

Kata M Rajab, sebagai uraian visi dan misi tentu merencanakan melakukan sesuatu yang baik bagi kepentingan masyarakat. Dan penjelasan visi, misi dan program nyata yang hendak dilakukan memberikan gambaran arah yang hendak dicapai ke depan. Secara umum, Prof NA telah menggambarkannya secara baik.

Hanya saja, lanjut dia, tantangannya nanti adalah pada tataran implementasi.

“Rencana program nyata pembangunan rumah sakit regional di enam wilayah dan ambulance serta dokter siaga merupakan rencana yang sangat baik. Ini juga untuk menjawab masalah pelayanan kesehatan bagi daerah yang jauh dari Kota Makassar. Olehnya itu, saya akan mengusulkan satu untuk region Luwu Raya. Sebab, banyak pengalaman, selama ini pasien rujukan dari rumah sakit di wilayah Luwu Raya ini meninggal dunia di tengah perjalanan karena harus ditempuh hingga 14 jam,” papar  Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel ini.

Terkait masalah yang tidak diuraikan dalam program nyata Prof NA adalah masalah pendidikan di daerah terpencil dan kepulauan. Pelayanan pendidikan menengah di wilayah terpencil dan kepulauan harus tetap disiapkan dan ditingkatkan keberadaannya. Selama ini mereka putus sekolah akibat akses terhadap pendidikan yang sulit, imbuh M Rajab.

“Kami mengucapkan selamat bekerja Prof Andalan, dan NasDem tetap akan menjadi mitra yang kritis bagi pemerintah,” kuncinya.

Pos terkait