Polres Palopo Wanti-wanti Potensi Penyebaran Covid Saat Iduladha

  • Whatsapp

MEDU-ONLINE.PALOPO — Kapolres Palopo, AKBP Alfian Nurnas, mengatakan ada beberapa kegiatan yang rawan Covid-19.

Salahsatunya penyembeliha hewan kurban, rawan penyebaran Covid.

Pihaknya mengklaim akan tetap mengikuti keputusan yang telah diambil dalam rapat koordinasi.

Rapat yang dilaksanakan Forkopimda, MUI dan Ormas Islam di Kantor Wali Kota Palopo, Minggu 18/7/2021.

Dia mengimbau akan melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis demi kesehatan bersama.

“Sesuai imbauan MUI, masyarakat agar mematuhi larangan pelaksanaan Salat Idul Adha berjamaah di masjid dan lapangan di zona merah serta oranye,” jelas AKBP Alfian, (19/7/2021).

Hal ini mengacu pada fatwa nomor 36 tahun 2020 tentang shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban saat wabah Covid-19.

“Implementasinya diserahkan kepada pemerintah atas dasar upaya mewujudkan Maslahat (Jalb al-Mashlahah) dan mencegah terjadinya Mafsadat (Daf’u al-Mafsadah),” ungkapnya.

Sementara itu, masyarakat yang masih ingin melakukan sholat Idul Adha di masjid dan lapangan akan dilakukan sosialisasi agar mengurungkan niatnya.

“Nanti kami minta bhabinkamtibmas untuk sosialisasikan dan lakukan pendekatan,”

“Pada intinya, kami tidak ingin memakai cara-cara kekerasan dalam menghadapi masyarakat,”

“Hidup di tengah Covid-19 saja sudah sulit, sebisa mungkin tidak ditambah kesulitan mereka,” pungkasnya. (*)

Pos terkait