Satu Orang Belum Ditemukan, Pencarian Bocah Hanyut di Palopo Dihentikan Sementara

  • Whatsapp

MEDU.ONLINE. PALOPO – Satu orang bocah korban hanyut terbawa arus Sungai Amasangan masih Palopo belum ditemukan.

Korban yakni Murni (8), yang hilang sejak pukul 15.30 Wita sore tadi masih dalam pencarian.

Namun, Tim Sar gabungan menghentikan pencarian untuk sementara, pukul 22.00 Wita.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palopo Muh Taufiq mengatakan pencarian dihentikan sementara melihat medan dan kondisi fisik para petugas.

“Karena pertimbangan medan, kondisi fisik dan penerangan yang kurang memadai karena sudah malam, jadi tim SAR yang melakukan pencarian kurang lebih tujuh jam, untuk sementara dihentikan,” kata Taufiq.

Pencarian akan dilanjutkan besok pagi, Senin (8/3), sekitar pukul 07.00.

Sebelumnya, diberitakan, empat bocah terseret arus Sungai Amasangan. Mereka terseret saat mandi di sungai, karena air sungai tiba-tiba meluap, Minggu 7 Februari 2021 sore.

Dua orang berhasil diselamatkan warga, yakni Nurfaeni (11) dan Saskia (6).

Sedangkan korban lainnya, satu korban yaitu Nurfaizah (12) ditemukan tim Sar gabungan dalam keadaan tidak bernyawa sekira pukul 17.58 Wita.

Ia ditemukan tidak jauh dari jembatan Bolong Palopo atau sekitar belakang kampus 1 UNCP.

Sementara, satu korban lainnya yaitu Murni (8) masih belum ditemukan.

Pos terkait